Getting $10 Trillion ~ Bab 1532

Bab 1532: Jenna yang Licik

 

Setelah meninggalkan keluarga Bander, Connor membawa Waverly dan bergegas menuju kediaman keluarga Lester.

 

Sekitar satu jam kemudian, mereka akhirnya tiba di vila. Demi alasan keamanan, Connor dan Waverly tidak masuk melalui pintu depan. Sebaliknya, mereka memanjat tembok dari belakang.

 

Sistem keamanan keluarga Lester tidak seketat sistem keamanan keluarga Bander, jadi Connor dan Waverly dengan cepat masuk ke dalam. Vila itu sendiri sangat mewah, dengan kaligrafi dan lukisan indah menghiasi setiap ruangan.

 

Connor dengan cepat menemukan kamar Jenna. Saat masuk, dia tidak melihat Jenna, tetapi dia bisa mendengar suara air mengalir. Melirik ke kamar mandi, dia menyadari Jenna mungkin sedang mandi. Alih-alih terburu-buru, dia memilih untuk duduk tenang di sofa dan menunggu Jenna keluar.

 

Sementara itu, Waverly mencari Yelena di vila tetapi tidak menemukan apa pun dan kembali ke sisi Connor.

 

Setelah hampir setengah jam, Jenna akhirnya keluar dari kamar mandi, tanpa menyadari bahwa seseorang telah memasuki kamarnya. Pada saat itu, dia benar-benar telanjang.

 

Connor takjub melihat sosoknya—perut rata, dada berisi, kaki panjang dan ramping. Jenna, melihatnya, membeku karena tak percaya, menyadari bahwa entah bagaimana dia bisa masuk ke ruangan tanpa disadari.

 

“Connor, kenapa kau di sini?” teriaknya, wajahnya dipenuhi keter震惊an.

 

“Pakai bajumu dulu!” bentak Connor.

 

Menyadari bahwa dia tidak mengenakan apa pun, Jenna dengan cepat mengambil handuk dan melilitkannya di dadanya. "Connor, kenapa kau di sini?" ulangnya dengan nada tak percaya.

 

“Serahkan Yelena, dan aku tidak akan mempersulitmu,” kata Connor dengan santai.

 

“Apakah kamu pernah ke rumah keluarga Bander?” tanya Jenna, sambil berkedip kaget.

 

“Aku sudah pernah ke sana. Palmer bilang Yelena ada di tanganmu,” Connor membenarkan dengan anggukan.

 

Ekspresi Jenna semakin tak percaya. Palmer selalu teliti dalam hal jebakan dan keamanan; bagi Connor untuk bisa masuk dan keluar dengan sukses adalah hal yang tak terbayangkan.

 

“Bagaimana kau meninggalkan keluarga Bander?” tanyanya pelan.

 

“Itu tidak ada hubungannya denganmu. Sekarang, kau hanya perlu memberitahuku di mana Yelena berada,” jawab Connor tanpa ekspresi.

 

Jenna menatapnya dengan bingung dan tidak yakin harus berbuat apa.

 

“Aku lupa memberitahumu—Palmer sudah menyerah melawan. Tidak ada gunanya melanjutkan perlawananmu. Karena aku sudah melepaskan Palmer, tentu saja aku tidak akan menyakitimu—tetapi syaratnya adalah kau harus bekerja sama dengan patuh,” lanjut Connor.

 

“Mustahil! Bagaimana mungkin Palmer menyerah?” teriak Jenna. Dia tahu betul taruhannya—jika Palmer menyerahkan Yelena, dia akan kehilangan segalanya. Dia tidak bisa membayangkan Palmer melakukan itu.

 

“Kalau kau tidak percaya, telepon sendiri Palmer,” bisik Connor.

 

Jenna ragu-ragu, lalu mengangkat telepon yang ada di atas meja.

 

“Tuan Palmer, Connor ada di sini…” katanya pelan.

 

Beberapa menit kemudian, dia meletakkan telepon, gemetar, matanya terbelalak karena terkejut, ragu, dan sedikit takut. Dia tidak mengerti bagaimana Connor berhasil memaksa Palmer untuk tunduk.

 

“Karena Palmer sudah menyerah, tidak perlu lagi melawan,” Jenna menghela napas, lalu melanjutkan, “Tuan Connor, silakan ikut saya. Saya akan mengantar Anda ke Yelena.”

 

Connor melirik Waverly lalu mengikuti Jenna. Urutannya adalah: Jenna di depan, Connor di belakang, dan Waverly mengamati sekeliling mereka.

 

Tepat ketika Jenna hendak mencapai pintu, dia tiba-tiba mengambil sepasang gunting dari meja rias dan melemparkannya ke arah Connor.

 

Refleks Connor sangat cepat. Dia menghindar ke samping, membiarkan gunting itu membentur dinding dan menembusnya.

 

Dari serangan ini jelas terlihat bahwa Jenna bukanlah wanita biasa; dia memiliki pelatihan bela diri. Untungnya, Connor tidak lengah. Jika tidak, gunting itu mungkin akan mengenainya.

 

Mata Jenna membelalak, terkejut dengan kecepatannya.

 

“Para pria, bunuh mereka!” teriaknya.

 

Pada saat itu, para ahli bela diri vila telah bergegas ke koridor di luar kamarnya. Setelah mendengar perintahnya, mereka menyerang Connor tanpa ragu-ragu, dengan senjata di tangan.

 

Connor, yang masih belum pulih dari pertarungannya dengan Wadi, menghadapi tantangan yang berat. Dia buru-buru mundur dua langkah, nyaris menghindari tebasan yang datang dari puluhan ahli bela diri bersenjata.

 

Pertempuran akan segera meletus. Connor harus bertarung secara strategis jika ingin menyelamatkan Yelena hidup-hidup.

 

Bab Lengkap 

Getting $10 Trillion ~ Bab 1532 Getting $10 Trillion ~ Bab 1532 Reviewed by Novel Terjemahan Indonesia on March 05, 2026 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.