Getting $10 Trillion ~ Bab 1534

Bab 1534: Aku Terlambat!

 

“Tapi aku tidak bisa melepaskan wanita itu sekarang!” Jenna menggigit bibirnya, suaranya tegang.

 

“Kenapa kau tidak bisa membebaskannya?” tanya Samuel, alisnya berkerut karena bingung.

 

“Penculikan itu adalah perintah dari petinggi di Rockefeller. Kami hanya mengikuti perintah. Jika aku membebaskannya tanpa izin, aku akan mengkhianati Rockefeller. Keluarga Lester kita bahkan mungkin akan dimusnahkan!” Nada suara Jenna bercampur antara rasa takut dan tekad.

 

Samuel menghela napas, merasakan beban berat pasrah. “Aku tidak pernah setuju dengan keputusanmu untuk bergabung dengan Rockefeller, tetapi kau sudah menjadi kepala keluarga Lester kita. Aku tidak bisa menentang pilihanmu. Sekarang… sepertinya masalah akhirnya datang.”

 

Mata Jenna berbinar penuh ambisi. “Kakek, meskipun keluarga Lester kita memiliki garis keturunan bela diri yang panjang, tidak ada orang lain yang berperingkat Hitam selain Kakek. Posisi kita di Honduras selalu genting. Kakek mengasingkan diri, dan tanpa keterlibatanku dengan Rockefeller, keluarga kita mungkin telah diserap oleh klan-klan besar lainnya. Semua yang kulakukan memastikan kelangsungan hidup kita.”

 

Samuel mengangguk perlahan. “Memang benar, tahun-tahun ini tidaklah mudah.”

 

“Kakek, ini kesempatan sempurna untuk keluarga Lester kita! Connor mungkin kuat, tapi dia terluka parah. Jika kau membunuhnya sekarang, itu bisa memberi keluarga kita keuntungan besar. Kita bahkan mungkin bisa menggantikan posisi keluarga Bander!” desak Jenna, kegembiraannya sangat terasa.

 

“Menggantikan keluarga Bander?” Mata Samuel membelalak kaget.

 

“Ya! Kau selalu bermimpi keluarga Lester menjadi klan terkemuka di Honduras. Sekarang kesempatan itu ada di depan mata. Kita harus merebutnya!” Jenna mendesak.

 

Setelah ragu sejenak, Samuel akhirnya berbicara dengan suara rendah dan tenang. “Baiklah… mungkin takdir telah memberikan kesempatan ini. Biarkan orang tua ini membantu sekali lagi.”

 

Wajah Jenna berseri-seri karena gembira. Ini adalah kesempatannya untuk bangkit—jika Samuel bisa mengalahkan Connor, dia tidak hanya bisa menggantikan Palmer tetapi juga mengangkat keluarga Lester di atas keluarga Bander.

 

“Bawa aku bertemu Connor,” kata Samuel, sambil berdiri dengan desahan pelan.

 

Beberapa saat kemudian, mereka tiba di luar kabin tepat saat Connor sampai di area tersebut. Melihat Samuel di samping Jenna, Connor terkekeh pelan. “Jadi itu sebabnya kalian berlari ke arah ini. Kalian pergi mencari bala bantuan, ya?”

 

Jenna menatapnya tajam, matanya berkilauan. “Connor, orang yang kau cari tidak ada di sini. Sebaiknya kau pergi sekarang, atau jangan salahkan aku kalau bersikap tidak sopan!”

 

Senyum tipis Connor tak berubah. “Jika orang yang kucari tidak ada di sini, kenapa kau lari? Palmer sudah menyerah, jadi dia tidak akan berbohong. Dia bilang wanita itu ada di rumah keluarga Bander kita. Kenapa lari?”

 

Samuel menatap Connor dengan tenang. “Anak muda, Youling tidak berbohong. Orang yang kau cari tidak ada di sini. Sebaiknya kau pergi sekarang.”

 

Connor menjawab dengan dingin, “Aku tidak ingin membuang waktu. Serahkan Yelena, dan semua yang terjadi sebelumnya akan dimaafkan. Jika kau menolak, aku terpaksa menggunakan cara lain.”

 

“Jangan berpikir keluarga Lester kami adalah tempat bagimu untuk membuat masalah. Anggap ini sebagai peringatan terakhirmu. Pergi, atau jangan salahkan aku jika aku bersikap tidak sopan!” Suara Samuel rendah namun tegas.

 

Connor terkekeh. “Bersikap tidak sopan? Apa bedanya? Kekasaranmu tidak akan mengubah apa pun.”

 

Samuel mempertegas sikapnya. “Anak muda, hari ini aku akan menunjukkan padamu bahwa keluarga Lester bukanlah keluarga yang bisa dianggap remeh!”

 

Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, Samuel menyerang. Ekspresi Connor sedikit menegang; tubuhnya masih dalam masa pemulihan, dan dia tidak yakin bisa menahan kekuatan penuh Samuel.

 

Samuel melayangkan telapak tangannya ke dada Connor. Connor tidak bergerak—ia tetap berdiri tegak.

 

Sesaat kemudian, sesosok muncul di samping Connor, melayangkan pukulan ke arah Samuel.

 

“Boom!” Suara benturan keras menggema saat Samuel terdorong mundur beberapa langkah. Sosok yang berdiri di depan Connor tetap tenang.

 

“Ketua Sekte Junior, maaf atas keterlambatan saya!” kata pria tua itu dengan tenang.

 

Mata Connor sedikit melebar. "Tetua Kedua, Anda tidak pergi?"

 

“Pemimpin Sekte Muda, Anda belum meninggalkan Honduras dengan selamat. Tentu saja, saya juga tidak bisa pergi,” kata Tetua Kedua sambil tersenyum kecil.

 

“Terima kasih, Tetua Kedua,” kata Connor lemah. Kedatangannya tepat pada waktunya.

 

Jenna, dengan gugup, menuntut, “Siapa kau? Jangan ikut campur dalam urusan kami!”

 

“Saya adalah Tetua Kedua dari Sekte Awan Ungu,” jawab pria tua itu dengan tenang.

 

Mata Samuel semakin membelalak. Dia pernah berurusan dengan anggota Sekte Awan Ungu di masa lalu, dan kehadiran mereka di sini semakin memperumit situasi.

 

Bab Lengkap 

Getting $10 Trillion ~ Bab 1534 Getting $10 Trillion ~ Bab 1534 Reviewed by Novel Terjemahan Indonesia on March 05, 2026 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.