The Strongest Healer ~ Thomas Qin ~ Bab 779

                                                          



Bab 779 – Penampilan Imelda Ye

Selesai berkata, Thomas Qin pun mengeluarkan satu set jarum baru, memperlihatkannya di depan Chandra Yue.

Satu set jarum itu sedikit berbeda dengan jarum-jarum biasanya, jarum biasa berbentuk panjang dan tajam.

Sedangkan jarum yang digunakan sekarang, memiliki ukuran hampir sama dengan jarum biasa, namun dengan ujung pipih dan tajam seperti mata pisau, dapat digunakan untuk memotong.

Kegunaan utamanya adalah membelah dan memisahkah bagian otot dan saraf dalam tubuh manusia.

Meski leher Chandra Yue bukanlah akar permasalahan, tetapi sudah terlihat banyak perekatan di dalamnya, jika tidak segera dipisahkan, rasa sakit akan terus dialaminya.

Melihat sebaris jarum itu, Chandra Yue pun tidak merasakan apapun.

Thomas lalu berkata: “Imelda, kamu saja yang masukkan jarumnya.”

Thomas berniat membiarkan Imelda Ye yang menampilkan keahliannya.

Tanpa membuat orang-orang kecewa, Imelda pun menjawab: “Baik, aku saja.”

Dia mengambil sebuah jarum, menusukkannya ke dalam leher Chandra Yue.

Saat jarum baru masuk rasanya masih bisa diterima, namun seiring semakin dalam masuknya jarum, raut wajah Chandra Yue menjadi sangat buruk.

Rasa sakit yang sangat menusuk hati!

Tidak, rasa sakit yang sangat menusuk tulang!

Seorang laki-laki kekar seperti Chandra Yue, berkeringat dingin hanya karena jarum kecil itu.

Mata jarum masuk ke dalam daging, mulai membelah dan memisahkan saraf-saraf, proses itu bagai sebuah operasi kecil-kecilan, namun tidak menggunakan sedikitpun obat bius, tentu saja terasa sangat sakit.

“Ssttt… aduh, aduh, duh…”

Chandra Yue tidak berhenti menjerit, mengeluarkan suara seolah anak kecil yang sedang disuntik.

Badan sebesar itu, lengkah oleh sebuah jarum kecil, keadaan itu terasa cukup lucu di mata orang-orang.

Dengan sangat cepat, operasi Chandra Yue telah selesai, Thomas menempelkan obat ke posisi lambungnya, sambil berkata.

“Sudah selesai, setelah istirahat belasan menit, hasilnya akan terlihat.”

Setelah Chandra Yue duduk ke kursi, semua orang bertepuk tangan meriah.

Dari luar terlihat sangat hebat, dari dalam terlihat teknik dan ilmu yang amat terlatih, penampilan Thomas Qin berhasil mengejutkan banyak orang-orang di bidangnya.

Terutama pendangan pada Imelda yang segera diubah, ternyata gadis kecil itu, bisa menggunakan jarum dengan begitu lancar dan akurat, sungguh kandidat yang berbakat.

“Anak ini sudah menjadi milik rumah sakit pusat kami.”

“Rumah sakit pusat kalian harus tahu diri, kenapa semuanya dirampas begitu saja?”

“Benar, People’s Hospital belum bersuara, kami memiliki jumlah tabib yang terlalu minim, memerlukan penambahan tenaga.”

“Hehe, pengobatan tradisional Tionghoa belum mengatakan apapun, coba kalian tebak dia akan pergi ke pengobatan Barat, atau pengobatan tradisional Tionghoa?”

“Jika dia datang ke tempat kami, akan langsung diangkat menjadi Ketua Pimpinan.”

“……”

Sebelumnya orang-orang memperebutkan Thomas Qin, kini mereka beralih memperebutkan Imelda Ye, para pimpinan itu sunguh menghargai bibit-bibit berbakat. Jika bukan karena pertandingan besar itu, mereka mungkin saja belum bertemu dengan dewa tabib hebat yang berusia semuda mereka.

Setelah menyaksikan Thomas mengobati pasien, Ardelina Chen pun berseru dalam hati, sebenarnya saat berada di atas kereta api dia sudah tahu kemampuan Thomas, tidak menyangka dia akan sehebat ini.

“Giliran aku.”

Pasien yang mendatangi Ardelina Chen juga seorang laki-laki kekar, wajah merah total, dengan badan penuh aroma bir.

“Dokter, aku terkena penyakit mabu.”

Penyakit mabuk?

Selesai berkata, semua orang di bawah panggung tercengang.

Penyakit mabuk adalah penyakit yang sangat jarang ditemui, gejalanya terlihat sangat jelas, meski baru selesai makan, penderita akan terlihat seperti baru saja meminum banyak bir.

Apapun yang dimakan, nasi putih dan air putih, tetap saja akan menjadikannya mabuk, namun saat dilakukan pemeriksaan laboratorium, hasilnya kandungan alkohol menunjukkan nol persen.

Tetapi tingkah lakunya malah seperti sedang mabuk alkohol, dan aroma tubuh yang tercium pun seperti aroma bir, penyakit ini biasa dikenal sebagai penyakit mabuk.

Orang-orang mengerutkan kening, ini terasa sangat membingungkan.

 

Bab Lengkap

The Strongest Healer ~ Thomas Qin ~ Bab 779 The Strongest Healer ~ Thomas Qin ~ Bab 779 Reviewed by Novel Terjemahan Indonesia on February 11, 2023 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.