Getting $10 Trillion ~ Bab 1443

Bab 1443: Bagaimana Mungkin Aku Tidak Bisa Main Piano?

 

Priscilla menoleh pada Connor dan tersenyum sambil berkata, “Connor, begini ceritanya. Beberapa universitas di Porthampton akan mengadakan perayaan gabungan minggu depan. Maya sedang mempersiapkan penampilan duet biola dan piano. Dia belum menemukan partner yang cocok, jadi aku membawamu ke sini. Aku tahu kemampuan pianomu luar biasa, jadi itulah alasan aku membawamu…”

 

Connor menatap Priscilla dengan ekspresi tak percaya sama sekali. Ia tidak menyangka Priscilla melakukan semua ini hanya untuk meminta bantuannya demi penampilan Maya.

 

“Kau ingin aku berkolaborasi dengannya?” tanya Connor tak percaya.

 

“Ada masalah? Kenapa memangnya?” jawab Priscilla sambil menggoda.

 

“Tentu saja ada masalah. Aku sama sekali tidak mau membantunya. Carilah orang lain!” jawabnya tegas, masih menyimpan kekesalan tentang kejadian semalam.

 

Ia benar-benar tidak berniat membantu. Setelah mengatakan itu, ia berbalik hendak pergi.

 

Tindakannya membuat Chris yang berdiri tak jauh dari situ terkejut. Ia mengira Connor akan menjadi saingan, tapi ternyata Connor malah mundur sendiri. Perkembangan ini benar-benar di luar dugaannya.

 

Mendengar penolakan Connor, ekspresi Maya langsung berubah marah. Terlebih Chris ada di sana, dan penolakan langsung seperti itu membuat Maya merasa dipermalukan.

 

“Connor, maksudmu apa?! Kedengarannya seperti aku sangat ingin berkolaborasi denganmu!” serunya dengan mata membelalak marah.

 

“Tapi kalau kau tidak ingin bekerja sama denganku, kenapa kau memanggilku kemari?” Connor bertanya dengan tenang.

 

“Kau sadar kan, Priscilla yang membawamu ke sini, bukan aku. Kalau aku tahu itu kau, aku tak akan setuju. Bekerja sama denganmu itu memalukan!” balas Maya.

 

“Kalau begitu, lebih baik aku pergi. Aku masih ada urusan,” kata Connor sambil berbalik.

 

“Connor, jangan pergi dulu. Maya hanya bercanda tadi,” Priscilla cepat menahan Connor.

 

“Mau bercanda atau tidak, aku memang tidak mau berkolaborasi dengannya. Itu hanya akan merusak penampilanku,” kata Connor dengan tenang.

 

“Kau…” Maya menatap Connor penuh kemarahan. Ia tidak percaya ia bisa semarah itu.

 

Selama ini, ada banyak orang yang memohon padanya agar bisa tampil bersama. Ia menolak karena tidak ingin bekerja sama dengan mereka.

 

Tapi kini situasinya terbalik — Connor justru menolak dia. Ia benar-benar tidak menyangka hal itu bisa terjadi.

 

“Kau kira kau itu siapa? Kalau tidak ada urusan lain, aku pergi!” kata Connor dengan ekspresi datar sebelum berbalik.

 

“Ini menjengkelkan sekali!” Maya berdiri gemetar oleh amarah.

 

Chris merasa saatnya ia bicara.

 

Ia berkata tanpa ekspresi, “Itu pilihanmu mau berkolaborasi atau tidak dengan Nona Maya, tapi bukankah kata-katamu tadi terlalu berlebihan?”

 

Mendengar itu, Connor berhenti sejenak, menoleh padanya, tapi memilih tidak menjawab.

 

Sebaliknya, ia menatap Maya sambil menyeringai dan berkata, “Anak ini pacarmu?”

 

Mata Chris ikut menunjukkan keterkejutan. Ia tidak menyangka Connor akan mengabaikannya begitu saja.

 

Sepanjang hidupnya, di mana pun ia berada, ia selalu dihargai. Entah karena koneksi ayahnya ataupun pengaruh pamannya, ia sudah terbiasa diperlakukan seperti bintang.

 

Tapi diabaikan seperti ini oleh Connor adalah pengalaman pertama baginya — dan itu membuatnya sangat tidak nyaman.

 

“Hey, aku bicara padamu tadi. Kau tidak dengar?” Chris maju selangkah, berteriak tanpa mengubah ekspresi wajahnya.

 

“Chris, ini tidak ada hubungannya denganmu. Jangan ikut campur!” Maya buru-buru menegur. Chris tidak tahu identitas Connor.

 

Maya boleh saja menyinggung Connor, tetapi kalau Chris melakukan hal yang sama, akibatnya bisa jauh lebih rumit.

 

“Nona Maya, orang ini benar-benar tidak sopan…” Chris tidak mengerti mengapa Maya membela Connor, tapi ia memilih tidak memperpanjang masalah.

 

“Aku rasa dia hanya pura-pura hebat. Mungkin saja dia sebenarnya tidak bisa main!” Maya manyun, berniat mengejek Connor kalau permainannya buruk.

 

“Aku harus main apa?” Connor mendekati piano sambil menyeringai.

 

“Melody of the Night,” jawab Maya dengan nada meremehkan.

 

“Apa itu ‘Melody of the Night’? Aku belum pernah dengar,” Connor mengernyit bingung.

 

Maya langsung terdiam. Ia tidak percaya Connor bahkan tidak mengenal lagu itu.

 

“Kalau kau tidak tahu lagunya, main saja berdasarkan partitur,” Priscilla mengingatkan lembut.

 

“Aku tidak bisa baca partitur,” jawab Connor tak berdaya.

 

Ekspresi Maya semakin tidak percaya. Ia bahkan tidak tahu harus berkata apa — Connor membaca partitur saja tidak bisa!

 

“Kalau kau tidak tahu lagunya, ya main saja berdasarkan partiturnya!” timpalnya dengan kesal.

 

Bab Lengkap 

Getting $10 Trillion ~ Bab 1443 Getting $10 Trillion ~ Bab 1443 Reviewed by Novel Terjemahan Indonesia on February 22, 2026 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.