Life After Prison ~ Bab 2638

Baca dengan Tab Samaran ~ Incognito Tab

Bab 2638

 

Extraplanar adalah wilayah di luar Eastplain dan terletak di Laut Timur. Lebih jauh dari tempat itu terdapat Eastplain dan Midcity. The dyke adalah Tanah Leluhur yang disebut Zona Terlarang Kehidupan.

 

Kedua meteoroid itu bukanlah meteoroid sungguhan. Mereka adalah Baldwin dan Xavier, dan mereka terbang menuju Zona Terlarang Kehidupan. Wajah Baldwin pucat pasi. Saat mereka semakin dekat, Baldwin tak kuasa bertanya, "Xavier Tua, apakah kita benar-benar ingin bekerja sama dengan Ancestora? Mereka bukan manusia, melainkan mesin pembunuh! Banyak orang akan mati jika kita membuka formasi area itu!"

 

Ya, Baldwin takut balas dendamnya akan terulang, tetapi pikirannya tidak terpengaruh oleh energi iblis seperti Xavier. Dia memahami dengan jelas konsekuensi dari bekerja sama dengan Ancestora.

 

Xavier mencibir dingin dan mengabaikan hal yang dikhawatirkan Baldwin. "Kalau begitu, katakan padaku. Bisakah kau menjamin bahwa aku akan menjadi makhluk surgawi ketika jalan menuju menjadi makhluk surgawi di Era Emas ini tiba jika kita tidak bekerja sama dengan Ancestora?"

 

Setelah pertarungan di Laut Timur, Xavier memakan Darius yang terluka parah dan sekarang auranya secara samar-samar telah melampaui level setengah abadi. Setiap gerakan yang dia lakukan dipenuhi dengan tekanan yang mengerikan.

 

Tatapan dingin yang dilayangkan pria itu kepada Baldwin saja sudah membuat Baldwin, seorang supreme paragon level sembilan, merasa merinding. Baldwin ingin mengatakan sesuatu, tetapi setelah melihat tatapan itu, dia tahu lebih baik untuk diam.

 

Tidak lama kemudian, mereka tiba di tanggul. Tidak ada dunia nyata di depan tanggul itu. Hanya hamparan kabut hitam yang luas. Saat mereka tiba, kabut hitam itu berkumpul menjadi awan besar dan membentuk tengkorak raksasa.

 

Seandainya bukan karena formasi dan penghalang di atas langit berupa tanggul itu, Baldwin merasa jiwanya akan bergetar hebat dan bukan hanya merasakan hawa dingin di punggungnya seperti sekarang ketika dia merasakan aura dari tengkorak raksasa itu.

 

Xavier memandang tengkorak hitam itu dengan rasa takjub dan sayang. Sebelum dia berkata apa pun, tengkorak hitam itu memecah keheningan. "Heh, heh, heh. Aku melihat manusia lagi setelah beberapa ratus tahun!"

 

Suaranya terdengar seperti suara gesekan dua logam yang saling bergesekan. Bukan suara yang ingin didengar siapa pun. Bahkan Baldwin merasakan dadanya sesak dan napasnya memendek. Energi spiritual dalam tubuhnya juga stagnan.

 

Xavier berdiri dengan tangan di belakang punggung dan berkata, "Leluhur, aku di sini untuk meminta kerja samamu. Zaman Keemasan akan segera tiba. Jika kau membantuku menjadi makhluk surgawi, aku akan mengumpulkan makanan untukmu!"

 

Tengkorak hitam itu berkata dengan nada menyeramkan, "Xavier, kau belum menyelesaikan kerja sama yang kau lakukan denganku ratusan tahun yang lalu. Dan sekarang kau memintaku untuk bekerja sama lagi denganmu. Kau sudah keterlaluan."

 

Seketika itu juga, tengkorak hitam itu memancarkan aura kematian yang pekat. Aura tersebut menembus formasi dan batasan Aturan Langit dan Bumi, lalu menghantam Xavier dan Baldwin.

 

Dahi Baldwin dipenuhi keringat dingin saat ia merasakan tubuhnya diselimuti aura kematian, seolah-olah ia berada di neraka. Ia menatap langit dengan tak percaya. Tanggul itu telah memisahkan area tempat Ancestora berada dan dunia tempat mereka berada menjadi dua dunia yang berbeda karena formasi dan Aturan Langit dan Bumi.

 

'Bagaimana mungkin aura kematian dari Ancestora bisa menembus tanggul dan mempengaruhiku?' pikir Baldwin.

 

Tiba-tiba, dia teringat sesuatu, dan wajahnya berubah drastis. Itu bisa dicapai jika Ancestora memiliki klon di dunia ini. Dia bisa sepenuhnya mengabaikan batasan Aturan Langit dan Bumi.

 

Saat Baldwin hendak memberi tahu Xavier tentang temuan ini, Xavier mulai berbicara.

 

"Aku membawakan makanan untukmu. Apa kau tidak melihatnya? Sebuah makanan paragon tingkat sembilan yang sangat bagus. Itu akan membantumu pulih."

 

Baldwin terkejut mendengar itu. Tubuhnya mulai gemetar saat ia menatap Xavier.

 

"Apa maksudmu?" tanyanya.

 

Bab Lengkap

Life After Prison ~ Bab 2638 Life After Prison ~ Bab 2638 Reviewed by Novel Terjemahan Indonesia on February 21, 2026 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.