The First Heir ~ Bab 5573

 

sumber gambar: google.com

Bab 5573

"Jika hasil tesku membuktikan bahwa aku sangat berbakat, bukankah kalian harus memberiku kompensasi?" Lyle ingin bertaruh dengan mereka.

 

Namun, setelah dipikir-pikir lagi, orang-orang ini tidak punya apa-apa untuk dipertaruhkan. Mereka sangat miskin sehingga tidak mampu membeli apa pun. Tidak ada gunanya bertaruh dengan mereka.

 

Setelah banyak pertimbangan, Lyle memutuskan untuk menyerah. Tidak perlu memikirkannya lebih lanjut.

 

"Hehe, kurasa kau hanya takut. Siapa bilang kita tidak punya barang-barang bagus? Kita membawa dana perjalanan dan barang-barang pusaka keluarga!"

 

"Aku membawa banyak harta karun dari rumah. Keluargaku menyiapkan senjata dan pil ini untukku!"

 

"Kami bisa mempertaruhkan harta benda kami melawanmu. Aku menolak untuk percaya bahwa kau lebih baik dari kami!"

 

Semua orang mengejek Lyle dan menganggapnya sebagai seorang pembual.

 

Lyle acuh tak acuh terhadap reaksi mereka karena mereka tidak layak mendapat perhatiannya. Namun, orang-orang ini menolak untuk menyerah dan menghasut orang lain yang gagal dalam ujian untuk mengganggu toko tersebut.

 

Lyle berada dalam posisi yang sulit. Dia ingin menghentikan mereka dari membuat masalah.

 

"Cukup. Kalau mau bertaruh, ayo kita lakukan. Kalau aku tidak lebih berbakat dari kalian, kalian bisa pilih apa saja yang kalian mau dari toko ini, oke?"

 

Tidak seorang pun bisa menolak tawaran Lyle. Mereka memandang rendah barang-barang yang dijual di toko itu, tetapi mereka akan senang mendapatkannya secara gratis.

 

"Hmph, tentu saja tidak masalah. Jangan khawatir, kami tidak akan mengingkari janji kami. Kami akan mempertaruhkan semuanya sekarang juga!"

 

"Benar, kami mempertaruhkan pusaka keluarga kami melawanmu. Apa yang perlu dikhawatirkan?"

 

Semua orang tampaknya bersikeras untuk memojokkan Lyle.

 

Philip melirik Lyle, takjub dengan kemampuannya menghasilkan uang.

 

Meskipun Philip tidak menganggap serius apa yang disebut sebagai pusaka keluarga ini, barang-barang itu bisa dijual dengan harga yang lumayan.

 

Philip memberi isyarat kepada Lyle untuk bergerak.

 

Melihat itu, Lyle berjalan ke meja pengujian dengan senyum di wajahnya. Dengan begitu banyak orang yang memperhatikan, Lyle tidak mungkin berbuat curang. Dia hanya bisa menunjukkan bakatnya yang sebenarnya.

 

Orang-orang yang mengejek itu tersenyum lebar, yakin akan memenangkan taruhan. Sama sekali tidak ada kemungkinan Lyle akan menang.

 

Lyle menghela napas. Orang-orang ini begitu sombong sehingga dia tidak mau repot-repot berdebat dengan mereka.

 

Bab Lengkap

The First Heir ~ Bab 5573 The First Heir ~ Bab 5573 Reviewed by Novel Terjemahan Indonesia on February 22, 2026 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.