Bab 5572
"Lihat, orang-orang itu
bahkan tidak berani membela diri. Mereka pasti secara tidak langsung mengakui
bahwa mereka menjalankan bisnis ilegal."
Semua orang mengejek tanpa
henti sementara Lyle dan yang lainnya duduk menonton dalam diam. Mereka bisa
mengetahui bakat orang-orang ini hanya dengan sekali lihat.
Tak satu pun dari mereka yang
sangat berbakat, sehingga mereka hanya bisa berakhir sebagai anggota eksternal
meskipun direkrut oleh sebuah guild.
Sebagian besar dari mereka
mungkin akan gagal dalam seleksi. Lagipula, mereka memiliki bakat yang buruk
dan dasar yang lemah, sehingga mereka tidak dapat memberikan kontribusi yang
besar kepada perkumpulan tersebut.
Philip sudah bisa membayangkan
apa yang akan terjadi pada orang-orang sombong ini jika mereka bergabung dengan
sebuah serikat.
Mereka bersikap rendah hati di
depan anggota serikat lainnya, tetapi berubah drastis begitu kembali ke dunia
sekuler. Mereka adalah tipe orang yang paling dibenci Philip. Tak lama
kemudian, anggota serikat-serikat besar tiba dan mendirikan stan masing-masing.
Orang-orang berbaris di
berbagai stan untuk menjalani tes.
Banyak orang yang sangat
percaya diri. Mereka yakin bahwa mereka adalah talenta terbaik dan akan
diterima oleh serikat-serikat besar.
Orang-orang di depan toko
Philip dengan cepat mengikuti tes, tetapi semuanya memiliki bakat yang buruk.
Bahkan serikat terkecil pun tidak mau menerima mereka.
Mereka tidak menyangka akan
memiliki bakat terburuk dan sangat terpukul dengan hasil ini. Dengan hasil tes
ini, mereka bisa melupakan latihan seumur hidup mereka.
Sekalipun mereka menguasai
suatu teknik, mereka tidak memiliki cara untuk memulai jalan sebagai seorang
praktisi.
Mereka marah dengan hasil ini
dan menangis tersedu-sedu di depan toko Philip.
Lyle mencibir atas balasan setimpal
yang mereka terima.
"Kupikir orang-orang ini
sombong karena mereka berbakat, tapi ternyata tidak. Kupikir mereka bisa
bergabung dengan guild besar sebagai anggota resmi, tapi malah mereka menangis
tersedu-sedu di sini. Aku penasaran bagaimana nasib mereka selanjutnya ? "
Lyle senang melihat bahwa
mereka hanya akan berakhir sebagai orang normal. Itu sangat memuaskan.
Orang-orang ini merasa marah atas ucapan Lyle dan berharap mereka bisa membunuh
Lyle.
"Jika kamu merasa mampu,
kenapa tidak dicoba? Siapa tahu kamu malah lebih buruk dari kami?"
"Benar sekali, siapa kamu
sehingga berani mengeluh di belakang kami? Cobalah saja jika kamu cukup
berani!"
Semua orang ingin memprovokasi
Lyle untuk menguji bakatnya, tetapi Lyle mencoba berkelit. Lagipula, dia tahu
dirinya sangat berbakat dan takut menimbulkan kecemburuan jika bakatnya
terungkap.
No comments: