The First Heir ~ Bab 5561

 

sumber gambar: google.com

Bab 5561

Tidak ada yang percaya bahwa Philip adalah pemilik toko ini, jadi mereka memperlakukannya seperti orang bodoh yang tidak tahu apa-apa.

 

"Sebaiknya kau bukakan pintu untuk kami, atau kau akan menghadapi konsekuensi yang tak mampu kau tanggung," kata lelaki tua berpakaian rapi itu dengan nada menghina.

 

"Apa kau tidak dengar apa yang dikatakan karyawanku? Kami tidak bisa melayani begitu banyak orang sekaligus. Lagipula, kau tidak meminta kami untuk menyiapkan pil untukmu. Di mana aku bisa mendapatkan begitu banyak pil dalam waktu sesingkat ini?" kata Philip dengan kesal.

 

"Lagipula, kami sudah menyebutkan bahwa kami akan buka selama satu jam setiap hari. Anda bisa membelinya besok. "

 

Philip menutup pintu setelah mengatakan itu, memperjelas pendiriannya.

 

Semua orang merasa geram dengan kesombongan Philip.

 

Pada saat itu, Monty muncul di samping Philip.

 

"Maaf. Orang-orang ini terbiasa mendapatkan apa yang mereka inginkan dengan kekerasan, jadi mereka terlihat cukup mengintimidasi. Saya sudah bilang kepada mereka untuk tidak mengganggu Anda, tetapi mereka tetap datang. Jangan khawatir, saya akan menyarankan mereka untuk kembali selama jam kerja Anda."

 

Monty dengan canggung mencoba mengajak sekelompok pria tua itu pergi, tetapi semua orang hanya menatapnya dengan tajam. Mereka sangat keras kepala dan bersikeras membeli pil itu sebelum pergi.

 

Namun, pil-pil itu milik Philip. Jika Philip tidak mau menjualnya, tidak ada yang bisa mereka lakukan.

 

"Seperti yang kukatakan, tokoku akan buka jika kau bangun besok. Kau mencoba mengintimidasi aku begitu kau tiba. Kau pikir kau siapa?" kata Philip dengan marah.

 

Dia paling membenci orang-orang seperti itu.

 

Setiap orang memiliki identitas dan statusnya masing-masing dalam hidup, serta teman dan anggota keluarga di sekitarnya. Namun, orang-orang ini hanya bisa memberikan dukungan tanpa menawarkan bantuan nyata.

 

Dengan demikian, kekuatan individu seseorang memainkan peran penting. Orang-orang ini jelas tidak kuat.

 

Mereka sudah tua dan menderita berbagai penyakit, tetapi mereka bahkan tidak menganggap serius perkataan Filipus. Itulah sebabnya Filipus menyuruh mereka kembali jika mereka bisa bangun besok.

 

Philip merasa ngeri dengan perilaku tidak hormat mereka. Dia tidak akan pernah membiarkan rakyatnya menderita ketidakadilan seperti itu.

 

"Jika kamu tidak tahu cara menghormati orang lain, kami tidak akan menjual pil apa pun kepadamu. Kamu harus belajar dari Monty dan mengamati perilaku serta cara bicaranya."

 

Philip menggelengkan kepalanya tanpa daya dan menutup pintu tokonya, tak ingin mengucapkan sepatah kata pun lagi kepada mereka.

 

Bab Lengkap

The First Heir ~ Bab 5561 The First Heir ~ Bab 5561 Reviewed by Novel Terjemahan Indonesia on February 22, 2026 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.