Getting $10 Trillion ~ Bab 1444

Bab 1444: Cobalah

 

Maya awalnya mengira Connor memang punya kemampuan, mengingat betapa percaya dirinya ia bersikap.

 

Namun Maya benar-benar terkejut saat mengetahui bahwa Connor sama sekali tidak bisa memainkan lagu Melody of the Night.

 

Lebih mengejutkan lagi, Connor bukan hanya tidak bisa memainkan lagu itu—ia bahkan tidak bisa membaca partitur.

 

Maya merasa Connor hanya membuat masalah.

 

Walaupun Connor memang bisa bermain piano, sudah sangat lama ia tidak berlatih.

 

Selain itu, ia hanya tahu sedikit lagu, semuanya diajarkan oleh ibunya.

 

Jadi wajar saja kalau ia tidak bisa membaca partitur.

 

Chris menatap Connor dengan penuh penghinaan, terang-terangan menikmati situasinya.

 

Menurutnya, Connor sama sekali bukan ancaman, apalagi dengan kemampuan selevel itu.

 

Bagaimana mungkin seseorang yang bahkan tidak bisa baca partitur bisa bersaing?

 

“Nona Maya, kurasa kita tidak perlu buang waktu. Kalau dia tidak bisa membaca partitur, mustahil ia bisa memainkan Melody of the Night dengan baik,” kata Chris pelan sambil mendekat.

 

“Aku juga merasa tidak perlu membuang waktu,” jawab Maya sembari mengangguk.

 

“Maya, Connor sebenarnya sangat mahir bermain piano. Tidak bisa baca partitur itu normal baginya,” Priscilla buru-buru membela.

 

“Priscilla, dia baca partitur saja tidak bisa. Bagaimana aku bisa percaya padamu?” Nada Maya penuh frustrasi.

 

Mendengar itu, Priscilla menoleh pada Connor dan bertanya lembut, “Connor, perlu aku ajari dulu lagunya?”

 

“Ngapain ajari sekarang?” Chris menyela dengan nada sinis.

 

“Tidak perlu ajari. Priscilla, kau hanya perlu memainkan lagunya sekali,” jawab Connor tenang.

 

“Hanya sekali?” Priscilla menatapnya bingung.

 

“Ya, sekali saja,” Connor mengangguk datar.

 

Sebagai seorang warrior sekarang, daya ingat dan refleks Connor jauh melampaui manusia biasa.

 

Ia hanya perlu mendengar Priscilla memainkan lagu itu sekali untuk bisa menguasainya.

 

Ini adalah perubahan besar setelah ia menjadi warrior—kekuatan tubuh, kecepatan reaksi, dan memori seseorang meningkat pesat.

 

Priscilla ragu sejenak, tetapi akhirnya berjalan ke piano dan duduk anggun.

 

Melody of the Night cukup terkenal dalam dunia musik piano.

 

Tidak terlalu sulit saat dimainkan solo, tapi jauh lebih menantang bila dimainkan sebagai duet dengan biola.

 

Dua melodi yang saling menyatu menuntut kerja sama sempurna antara pemain piano dan biola.

 

Tidak hanya soal memainkan bagiannya dengan baik, tetapi kemampuan untuk saling menyesuaikan tempo dan dinamika.

 

Itulah alasan Maya sulit menemukan pasangan duet yang sesuai dengan standarnya yang tinggi.

 

Walau terlihat santai, Maya sebenarnya perfeksionis.

 

Ia telah belajar biola sejak kecil dan memenangkan banyak penghargaan.

 

Namun ini adalah pertama kalinya ia tampil di depan audiens besar.

 

Saat melodi piano mulai mengalun, perhatian semua orang tertuju pada Priscilla.

 

Meski sudah lama tidak tampil, tekniknya tetap memukau.

 

Nada-nada lembut Melody of the Night memenuhi ruangan, membawa suasana emosional yang menenangkan sekaligus memikat.

 

Melodinya bahkan terasa mampu menggerakkan perasaan pendengarnya.

 

Chris menatap Priscilla dengan terkejut—ia sadar kemampuan piano Priscilla jauh melebihi miliknya.

 

Sementara itu, Connor memejamkan mata, meresapi setiap nada.

 

“Dia… benar-benar mengerti lagunya?” Maya melirik Connor penuh keraguan.

 

Ia belum pernah melihat seseorang mempelajari lagu hanya dengan mendengarnya sekali.

 

Beberapa menit kemudian, dentingan piano perlahan mereda. Connor membuka matanya.

 

“Connor, kau sudah belajar lagunya?” tanya Priscilla lembut sambil berdiri.

 

“Sudah,” jawab Connor tenang.

 

“Kau serius?” Maya menatapnya lebar, sulit percaya.

 

“Untuk apa aku bercanda? Kalau aku bilang sudah, ya aku sudah,” jawabnya datar.

 

“Bagaimana mungkin? Kau cuma mendengar sekali. Kau yakin bisa memainkannya?” Maya masih tidak percaya.

 

“Coba saja sekarang?” usul Connor.

 

“Mencoba?” Maya terdiam sejenak, lalu memutar bola matanya. “Baik, kita coba. Tapi aku tidak percaya kau benar-benar bisa.”

 

Setelah itu, ia mengambil biolanya, sementara Connor berjalan menuju piano.

 

Semua mata tertuju padanya, tetap sulit percaya bahwa Connor bisa menguasai lagu itu hanya dalam beberapa menit.

 

Bab Lengkap 

Getting $10 Trillion ~ Bab 1444 Getting $10 Trillion ~ Bab 1444 Reviewed by Novel Terjemahan Indonesia on February 22, 2026 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.