Bangkit dari Luka ~ Bab 804

Bab 804

 

Nindi merasakan telapak tangan Cakra yang hangat, juga sorot matanya yang penuh hasrat, membuat Nindi sulit menahan diri.

 

Nindi menundukkan kepalanya, "Aku nggak buta, aku tahu kamu sudah melakukan banyak hal."

 

Cakra mulai tidak tenang.

 

Pada saat ini, kendaraan berhenti.

 

Cakra melihat ke luar. Ekspresi lembut di wajahnya perlahan memudar. "Kita sudah sampai."

 

Nindi memandang keluar jendela. "Orangnya sudah ditangkap?"

 

Cakra melirik ke arah kursi penumpang depan. Orang itu baru kemudian menoleh dan berkata dengan hormat, "Orangnya sudah ditangkap, ada di sana."

 

Hati Nindi langsung terasa tegang.

 

Dia menggenggam tangan Cakra erat-erat, sedikit merasa gugup. "Aku penasaran, apa selama bertahun-tahun ini dia pernah mimpi buruk?"

 

Dia membunuh orang tuanya dan terus hidup dengan nama samaran selama bertahun-tahun.

 

Cakra menggenggam kedua tangannya. "Nanti kita tanyakan dengan jelas, apa kamu mau ikut?"

 

"Tentu saja, kalau kalian yang bertanya, kemungkinan besar nggak akan mendapatkan apa-apa."

 

Cakra berkata dengan lembut, "Mulut mereka memang keras, tapi orang yang kita tangkap sebelumnya, sekarang masih berkeliaran di kasino.

 

Cepat atau lambat dia akan bicara."

 

Siapa pun pasti punya kelemahan.

 

"Tapi orang bernama Sammy ini juga aneh. Dia pasti tahu adik sepupunya hilang begitu lama, tapi dia terus berada di 4S Motorindo dan nggak melarikan diri. Apa dia yakin banget kita nggak akan menemukannya?"

 

Cakra berkata dengan tenang, "Aku juga merasa ini aneh, kecuali orang itu belum menerima uangnya."

 

"Mana mungkin? Bukannya uangnya sudah dipindahkan? Harusnya sih uang itu ada di tangan Sammy, 'kan?"

 

Nindi juga tidak bisa memikirkan alasannya, kalau benar Sammy belum menerima uang itu.

 

Lalu siapa yang sebenarnya mengambil uang itu?

 

Cakra menggenggam tangan Nindi. "Bagaimanapun juga, kita lihat saja dulu."

 

"Benar juga. Sekarang dia sudah jatuh ke tangan kita."

 

Nindi menarik napas dalam-dalam, mengikuti Cakra turun dari mobil, dia menyadari bahwa ini adalah sebuah pabrik kecil.

 

Dia berjalan masuk bersama Cakra, di depan ada orang yang memandu jalan.

 

Mia sudah tiba lebih dulu. Dia langsung melapor begitu melihat Nindi datang, "Orang-orang kita sudah mengintrogasinya, tapi Sammy masih nggak mau bicara. Katanya dia ingin berbicara langsung dengan dalangnya."

 

Nada suara Nindi langsung dingin. "Kalau begitu, kita lihat saja apa yang sebenarnya dia mau."

 

Dia juga ingin tahu, kenapa Sammy melakukan semua ini waktu itu.

 

Nindi masuk ke sebuah ruangan kecil, dan melihat Sammy yang sedang diikat. Wajahnya sudah berubah total.

 

Nindi menatapnya. "Aku nggak menyangka kalau kamu operasi plastik, tapi waktu itu kamu pakai topeng wajah palsu untuk bertemu Sania. Kamu takut dia nggak mengenalimu, ya?"

 

Setelah Nindi selesai berbicara, dia terus mengamati ekspresi Sammy.

 

Orang itu sangat terkejut melihat Nindi, lalu matanya tampak sedang memikirkan sesuatu.

 

"Kamu terkejut melihatku, bukan? Biar kutebak, kamu pikir orang-orang keluarga Morris yang menculikmu? Jadi kamu terus meminta untuk bertemu dengan dalangnya baru mau bicara," lanjut Nindi.

 

Orang itu terdiam, tidak mengatakan apa pun.

 

Nindi berjalan mendekat ke orang itu, "Kamu tahu siapa aku, jadi kamu nggak perlu berpura-pura diam. Dulu, untuk membantu Sanía, kamu bahkan mengirim orang ke vila keluarga Lesmana untuk membunuh kepala pelayan."

 

"Aku nggak menyangka ternyata kamu dalangnya, tapi bagaimana kamu tahu tentang operasi plastik itu?"

 

Sammy itu merasa dirinya sudah menyembunyikan semuanya dengan rapi.

 

"Tentu saja dari putrimu sendiri, Sania. Dia sendiri yang menggambarkan wajahmu, jadi kamu bisa membuat sketsa."

 

Nindi bahkan membuka album fotonya, memperlihatkan gambar tersebut.

 

Wajah pria itu langsung berubah saat melihatnya."

 

Kamu yang memaksanya melakukan ini, kan?

 

Kejadian waktu itu memang aku yang melakukannya, kalau ada apa-apa, serang aku saja!"

 

Bab Lengkap

Bangkit dari Luka ~ Bab 804 Bangkit dari Luka ~ Bab 804 Reviewed by Novel Terjemahan Indonesia on February 24, 2026 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.