Bab 5597
Mereka tadi saling bertengkar
hebat, tetapi sedetik kemudian mereka berbaikan. Perasaan ini sungguh tak
terlukiskan.
"Ceritakan semua yang kau
ketahui tentang Carrefour milik Heavenly Path. Aku juga ingin tahu apa yang
semua orang bicarakan tentang kita di belakang kita," kata Philip sambil
menyesap tehnya.
Steve kini tak ragu lagi
tentang Philip dan memujanya seperti dewa. Seseorang yang bisa meminum teh itu
dan menggunakan senjata misterius itu bukanlah orang biasa.
Hal-hal seperti itu berharga
bagi orang biasa seperti mereka, tetapi tidak berarti apa-apa bagi Philip.
Semua tanda membuktikan bahwa Philip memang merupakan sosok yang berasal dari
Carrefour Jalan Surgawi.
"Konon, tempat itu sulit
ditemukan. Tidak ada yang tahu di mana tempat itu akan muncul selanjutnya.
Hanya beberapa orang beruntung yang berkesempatan memasukinya, tetapi selama
bertahun-tahun, tidak ada seorang pun yang pernah kembali hidup-hidup! Karena itu,
tidak ada yang tahu apa yang ada di dalamnya."
"Kita hanya tahu bahwa
Carrefour di Jalan Surgawi sangat misterius dan tidak boleh diremehkan!"
Steve menceritakan semua yang
dia ketahui kepada Philip tanpa menambahkan apa pun. Dia telah melakukan penelitian
dan analisis tanpa henti selama bertahun-tahun tetapi belum pernah melihat
siapa pun kembali hidup-hidup. Sekarang, dengan keberadaan seperti dewa ini
berdiri di hadapannya, dia berharap bisa mengamati Philip lebih dekat.
Setelah mendapatkan informasi
yang diinginkannya, Philip menggelengkan kepalanya tanpa daya. Tempat itu
terlalu misterius untuk diungkapkan dengan kata-kata.
Dia mengira bahwa Carrefour
milik Jalan Surgawi terletak di suatu tempat, tetapi tempat itu sulit
ditemukan.
Lalu bagaimana dia bisa
menemukannya?
Philip tidak mengira dirinya
cukup beruntung untuk menemukan Carrefour di Jalan Surgawi. Terlebih lagi, dia
waspada ketika mendengar bahwa tidak ada seorang pun yang pernah kembali
hidup-hidup.
Meskipun dia kuat, ini adalah
Jalan Surgawi yang legendaris. Siapa yang tahu apakah dia mampu menahan
kekuatan Jalan Surgawi ini?
Philip tidak percaya diri
secara membabi buta. Dia harus merencanakan ini dengan benar.
"Ini agak rumit. Aku tahu
kau ingin mendapatkan sesuatu dariku, tapi aku tidak bisa memberimu apa pun
untuk saat ini. Lagipula, kau sudah mencoba mempermainkanku tadi."
Philip menatap Steve dengan
tajam. Dia tahu bahwa Steve tidak akan berani melawan.
No comments: