Getting $10 Trillion ~ Bab 1478

Bab 1478: Konfrontasi

 

“Kalau nanti terjadi pertarungan, kau harus tetap dekat denganku. Aku akan melindungimu,” kata Connor kepada Chieko tanpa ekspresi.

 

“Aku mengerti…” Chieko mengangguk.

 

“Bocah, ini kesempatan terakhirmu. Kalau kau masih belum pergi, kami akan menyeretmu keluar!” bentak kepala para pengawal dengan angkuh.

 

Connor menatapnya datar tanpa menjawab.

 

“Baik, sepertinya kau memilih cara yang keras!” Kepala pengawal mendengus, lalu melambaikan tangan dan berteriak, “Serang!”

 

Dalam sekejap, para pengawal berlari menyerbu Connor.

 

Melihat pemandangan itu, Chieko secara refleks menutup matanya karena ia tidak berani membayangkan apa yang akan terjadi.

 

Connor melesat ke tengah kerumunan dengan kecepatan yang mengejutkan—jauh lebih cepat daripada yang bisa diikuti para pengawal. Ia langsung meninju pengawal terdekat, membuat orang itu terpental sambil menjerit.

 

Saat ini Connor seperti kilat yang terus berpindah-pindah di antara para pengawal. Setiap pukulan yang ia lepaskan selalu membuat satu orang terpental. Karena kecepatannya terlalu tinggi, para pengawal bahkan tidak bisa melihat gerakannya. Mereka hanya bisa merasakan angin ketika ia melintas.

 

Kurang dari tiga puluh detik, tujuh atau delapan pengawal sudah tergeletak di tanah.

 

Saat Chieko membuka mata, apa yang ia lihat terasa tidak nyata. Ia tidak menyangka Connor bisa menghadapi begitu banyak orang dengan begitu mudah. Rasanya benar-benar sulit dipercaya.

 

Bahkan Connor sendiri tidak menduga bahwa kecepatannya meningkat sedrastis ini. Sejak ia belajar mengendalikan aura dalam tubuhnya, kecepatannya memang berubah total.

 

Para pengawal pun terdiam, mulut mereka terbuka lebar. Wajah mereka dipenuhi ketakutan karena apa yang mereka saksikan benar-benar di luar nalar.

 

“Apakah dia ini pejuang tingkat hitam?” teriak salah satu pengawal dengan panik.

 

“Tidak mungkin! Mana ada pejuang tingkat hitam yang masih semuda ini!” bantah kepala pengawal.

 

“Bos, dia terlalu cepat! Kami sama sekali tidak bisa mengikutinya. Apa yang harus kita lakukan sekarang?”

 

Kepala pengawal menggertakkan gigi. “Kalian semua ini apa? Sampah? Dia cepat, lalu kenapa? Jumlah kita lebih banyak! Hentikan dia!”

 

Mendengar itu, para pengawal segera membentuk formasi melingkar, berusaha membatasi gerakan Connor. Menurut mereka, selama Connor tidak bisa bergerak bebas, kekuatannya tidak akan berguna.

 

Mereka serentak menyerbu Connor, dan puluhan senjata langsung diangkat ke arah kepalanya.

 

“Matilah kau!” teriak salah satu pengawal.

 

“Tuan McDonald, hati-hati!” Chieko berteriak putus asa. Meski ia percaya Connor kuat, dia tetap manusia. Jika dihantam parang-parang itu, dia bisa mati seketika.

 

Menghadapi serangan yang datang dari segala arah, Connor menutup mata dan mulai mengalirkan Chi dalam tubuhnya.

 

Dalam dentuman keras, Chi meledak keluar dari tubuh Connor, membentuk dorongan kuat yang langsung menyapu para pengawal di sekelilingnya hingga terpental jauh.

 

Kepala pengawal membelalakkan mata, tidak percaya dengan apa yang baru saja ia lihat.

 

“Siapa sebenarnya anak ini?” gumamnya dengan wajah pucat.

 

Chieko memandang Connor dengan penuh keterkejutan. Aksinya benar-benar melampaui pemahaman normal tentang seorang ahli bela diri. Ia bahkan tidak melihat apa yang terjadi—ketika ia membuka mata, semua pengawal sudah tersungkur.

 

Namun, karena Connor masih belum benar-benar sempurna dalam mengendalikan teknik sirkulasi Chi, tidak semua pengawal terpental. Beberapa masih berdiri dan kembali menyerbu.

 

Salah satu pengawal mengayunkan parang tepat ke arah kepala Connor. Connor bergerak cepat, memutar tubuhnya untuk menghindar. Namun pengawal lain datang dari samping dan melakukan serangan penjepit.

 

Connor berhasil menghindari serangan di depan, tetapi tebasan dari samping mengenai lengannya.

 

Di saat genting itu, Connor memusatkan seluruh Chi yang tersisa ke lengannya. Karena sebagian besar Chi sudah ia lepaskan, sisa Chi-nya tidak terlalu kuat. Meski begitu, Chi tipis itu masih cukup untuk menahan sebagian besar daya tebasan.

 

Parang itu menerobos penghalang Chi dulu sebelum mengenai lengan Connor. Akibatnya, sebagian besar kekuatan serangan teredam, dan Connor hanya mengalami luka kecil.

 

Semua orang terdiam ketakutan. Mereka sangat tahu betapa menghancurkannya serangan tadi. Tidak ada yang mengira bahwa tebasan sekuat itu hanya mampu menimbulkan luka ringan di lengan Connor.

 

Bab Lengkap 

Getting $10 Trillion ~ Bab 1478 Getting $10 Trillion ~ Bab 1478 Reviewed by Novel Terjemahan Indonesia on February 24, 2026 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.