Bangkit dari Luka ~ Bab 807

Bab 807

 

Saat Nindi tiba-tiba saja melihat seorang wanita yang mirip dengan Sania, si perempuan licik itu, hatinya langsung mencelos.

 

Kebetulan sekali?

 

Nindi sama sekali tidak menyembunyikan ekspresi terkejut di wajahnya. Yanisha tahu apa yang membuatnya terkejut, dan dengan buru-buru mencoba menenangkan keadaan. "Tante Kirana, Nindi juga sahabatku. Dia terkejut melihatmu di sini.

 

"Aku juga pulang mendadak tanpa memberi kabar. Setelah dengar kabar tentang apa yang terjadi di dalam negeri, aku ingin pulang dan melihat keadaanmu."

 

Nindi pun tersadar.

 

Nindi melirik wanita muda kaya itu dan menyembunyikan ekspresi terkejut di wajahnya." Aku memang pernah dengar tentang Anda dari Yanisha."

 

"Benarkah? Sayang sekali aku nggak bisa membantu Yanisha, hanya bisa kembali menjenguknya. Sekarang setelah melihatnya baik-baik saja, aku juga merasa lega."

 

Setelah berkata begitu, wanita kaya itu berdiri. " Kalau begitu, aku pamit dulu. Kalau kamu ingin melakukan sesuatu terhadap keluarga Ciptadi, aku akan berpihak padamu."

 

Mata Yanisha langsung memerah setelah mendengar itu. "Aku mengerti. Terima kasih, Tante Kirana."

 

"Untuk apa mengatakan itu? Aku dan adikmu bergantung padamu. Kalau kamu baik-baik saja, kami pun akan baik-baik saja."

 

Nindi berdiri di samping mengamati wanita kaya di depannya dalam diam. Jika dilihat dengan saksama, dia sebenarnya tidak terlalu mirip dengan Sania.

 

Hanya garis wajah dan bentuk matanya saja yang mirip, lebih ke arah "mirip secara aura".

 

Memang ada orang yang sangat mirip di dunia ini, dan itu bukan hal yang aneh.

 

Setelah wanita kaya itu selesai berbicara, dia pun pergi.

 

Setelah wanita itu pergi, Nindi menutup pintu asrama dan berjalan ke arah Yanisha. "Kenapa dia tiba-tiba pulang ke negara ini?"

 

Dia sebelumnya pernah mendengar tentang ibu tiri muda Yanisha ini, yang membawa putranya yang lemah dan sakit untuk berobat di luar negeri. Selama bertahun-tahun, dia tidak pernah kembali, seolah-olah dia menghilang dari dunia ini.

 

Bahkan saat pertunangan Yanisha waktu itu, ibu tiri ini juga tidak datang.

 

Setelah Yanisha berselisih dengan Martha, dia pun tidak pernah menyebut-nyebut soal ibu tiri ini lagi.

 

Namun, kepulangan wanita ini yang secara tiba-tiba jelas agak aneh. Kemungkinan besar ada sesuatu.

 

Yanisha menggelengkan kepalanya. "Aku juga nggak tahu."

 

"Sejauh apa kamu mengenal ibu tiri mudamu ini?"

 

Nindi tampak ragu. Di hatinya sebenarnya ada rasa curiga, jadi dia ingin memastikan semuanya.

 

Yanisha mendongak. "Aku tahu apa yang mau kamu tanyakan. Meski memang sedikit mirip, aku rasa mereka nggal ada hubungannya. Tante Kirana ini sudah bersama ayahku selama bertahun-tahun."

 

Ketika Yanisha melihat ibu tiri mudanya barusan, dia sebenarnya juga terkejut.

 

Setelah bertahun-tahun tidak bertemu, tiba-tiba dia menyadari bahwa ibu tiri mudanya sangat mirip dengan Sania.

 

Setelah mendengar ini, Nindi mengerti maksud Yanisha.

 

Ibu tiri muda ini telah bersama ayah Yanisha selama bertahun-tahun, yang berarti dia tidak ada hubungannya dengan keluarga Kertanegara.

 

Nindi teringat lagi informasi yang dia selidiki tentang Sania sebelumnya. Ibu perempuan licik itu juga berasal dari daerah miskin dan melarikan diri karena kekerasan dalam rumah tangga.

 

Bagaimanapun juga, tidak mungkin dia tiba-tiba berubah menjadi simpanan keluarga Ciptadi yang kaya di luar negeri, bukan?

 

Terlebih lagi, keluarga Ciptadi memiliki latar belakang di bidang jurnalistik, menyelidiki informasi adalah keahlian mereka.

 

Jika wanita kaya ini ada hubungannya dengan keluarga Kertanegara, kemungkinan besar itu tidak akan bisa disembunyikan.

 

Nindi merasa lega.

 

Galuh yang berada di sebelahnya juga berkata, " Sebenarnya tadi aku juga takut banget. Kukira dia ada hubungannya dengan Sania Kertanegara, ternyata cuma mirip saja. Nggak aneh, karena ada juga selebriti yang mirip tapi nggak punya hubungan darah."

 

Nindi mengangguk. "Ya, mungkin aku terlalu banyak berpikir."

 

Mungkin karena orang-orang dari keluarga Kertanegara terlalu licik, sampai-sampai membuatnya selalu merasa tidak tenang.

 

Dia baru akan tenang setelah menjebloskan keluarga Kertanegara dan Morris ke penjara dengan tangannya sendiri.

 

Bab Lengkap

Bangkit dari Luka ~ Bab 807 Bangkit dari Luka ~ Bab 807 Reviewed by Novel Terjemahan Indonesia on February 24, 2026 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.