Getting $10 Trillion ~ Bab 1492

Bab 1492: Jasper Wilkins

 

Setelah berkata demikian, Connor masuk ke dalam vila.

 

Ketika Chieko melihat Connor pergi, hatinya terasa kosong dan ketegangannya meningkat tajam. Saat ia menyadari tatapan mesum Wilfred, rasa takutnya semakin menjadi.

 

Ia bisa merasakan bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan vila itu. Jika dirinya saja dapat merasakannya, Connor tentu bisa merasakannya juga. Namun, ia tidak mengerti mengapa Connor tetap memilih masuk.

 

Di sisi lain, Wilfred terus menatap Chieko. Tubuh dan wajah gadis itu benar-benar luar biasa. Dalam benaknya, jika Connor mati di dalam vila, ia akan mengambil alih Chieko dan menjadikannya miliknya.

 

Wajah Wilfred berubah ketika pikiran itu muncul. Ia melangkah maju dan berkata pelan, “Nona Dullahan, saya sudah menyiapkan tempat untuk Anda beristirahat. Mari ikut saya.”

 

“Tidak perlu. Aku akan menunggu Tuan McDonald di sini,” jawab Chieko tegas. Ia bisa merasakan niat buruk Wilfred, jadi ia menolaknya tanpa ragu.

 

“Baiklah, kalau begitu saya permisi.” Melihat Chieko bersikeras, Wilfred tidak memaksa dan berbalik pergi.

 

Chieko berdiri sendirian di depan pintu vila, tampak sangat tegang.

 

Di dalam vila, Connor disambut oleh seorang pelayan perempuan bergaun indah. Wajah dan sosoknya sangat memukau, penuh pesona yang menggoda. Namun Connor bisa melihat ketidaktulusan dan keterpaksaan di mata perempuan itu. Jelas ia tidak rela melayani Jasper.

 

“Tuan McDonald, Tuan Besar ada di ruang dalam. Silakan ikut saya,” ucapnya lembut.

 

“‘Tuan Besar’, ya?” Connor tersenyum kecil, namun tidak berkata apa-apa dan mengikuti pelayan itu.

 

Interior vila berdesain kuno, seolah membawa seseorang kembali ke masa lampau. Hampir tidak ada perangkat modern—bahkan lampunya hanya lilin.

 

Tak lama, pelayan itu berhenti di depan sebuah pintu. “Tuan McDonald, Tuan Besar ada di dalam. Silakan masuk.”

 

“Terima kasih,” jawab Connor sambil tersenyum tipis. Ia pun mendorong pintu itu.

 

Di dalam, seorang pria muda duduk di lantai sambil meracik teh dengan telaten. Usianya tampak sebaya dengan Connor, dan jelas ia adalah pecinta teh sejati.

 

Connor mengenali wajahnya. Ia adalah Jasper—salah satu penanggung jawab wilayah Honduria.

 

“Tuan McDonald, silakan duduk,” kata Jasper dengan nada tenang setelah menoleh sedikit.

 

“Untuk bisa bertemu denganmu, ternyata cukup merepotkan,” gumam Connor sebelum duduk di hadapannya.

 

“Saya kira kamu tidak akan cukup sabar untuk datang kemari. Ternyata kamu benar-benar muncul,” ujar Jasper sambil tersenyum dan menyodorkan secangkir teh.

 

Connor menatap cangkir itu sekilas namun tidak menyentuhnya. Ia tidak yakin apakah teh itu sudah dicampuri sesuatu.

 

“Aku tak punya waktu untuk basa-basi. Katakan saja langsung—di mana Yelena Allen sekarang?” tanya Connor dingin.

 

“Yelena Allen bukan ada di tangan saya, dan saya tidak tahu di mana dia sekarang,” jawab Jasper santai.

 

“Aku tidak ingin bertarung hari ini, jadi jangan mencoba bermain-main denganku. Kalau tidak, kau akan menyesal,” ujar Connor ketus. Ia memang tidak pernah suka pada orang-orang Rockefeller.

 

Jasper tersenyum tipis. “Tuan McDonald, saya rasa Anda tidak memahami situasi.”

 

“Situasi?” Connor balik tersenyum kecil. “Tentu saja aku mengerti. Ada banyak ahli bela diri bersembunyi di seluruh vila ini menunggu untuk menyerangku, kan?”

 

“Benar. Semua itu memang disiapkan untukmu,” jawab Jasper dingin. “Sejak kamu melangkah masuk, kamu sudah terperangkap. Jujur saja, aku tidak menyangka kau cukup berani datang sendiri.”

 

“Menurutmu, orang-orang yang kau undang bisa membunuhku?” tanya Connor tajam.

 

“Bukankah mereka lebih dari cukup untuk menghabisimu?” balas Jasper.

 

Connor menatapnya dengan tatapan tajam. “Pernahkah kau berpikir… kalau aku tahu kalian sudah menyiapkan semua itu, kenapa aku tetap masuk dengan santai? Kau kira aku bodoh?”

 

Jasper tertawa keras. “Aku tidak tahu apakah kau bodoh atau terlalu percaya diri. Tapi yang jelas, kau tidak akan bisa kembali hari ini. Aku sudah mempersiapkan semuanya. Pilihan terbaikmu adalah menyerah.”

 

“Aku datang untuk memberikanmu kesempatan. Katakan di mana Yelena Allen berada, dan mungkin aku akan membiarkanmu hidup. Tapi jika kau memilih cara yang sulit…” Connor menarik napas dan meregangkan badan sambil tersenyum sinis, “…aku akan menyelesaikan masalah ini dengan caraku sendiri.”

 

Tatapan Jasper berubah gelap. “Connor McDonald, kau terlalu sombong. Kau tidak tahu bahaya apa yang menunggumu.”

 

Bab Lengkap 

Getting $10 Trillion ~ Bab 1492 Getting $10 Trillion ~ Bab 1492 Reviewed by Novel Terjemahan Indonesia on February 25, 2026 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.