Bab 1497: Hadiah 10 Juta!
“Seperti yang diharapkan dari Tuan
Lockhart. Dia jelas memuntahkan darah barusan, tapi masih berdiri seolah tidak
terjadi apa-apa!”
“Benar sekali. Hanya Tuan Lockhart
yang bisa menahan pukulan itu. Orang lain pasti sudah mati di tangan Connor!”
“Tuan Lockhart memang hebat…”
Orang-orang di sekitar tidak bisa
menahan diri untuk bersorak. Jasper ikut tersenyum sinis dan berkata pada
Connor dengan datar, “Connor, kau benar-benar naif. Tuan Lockhart adalah sosok
kuat yang terkenal di Honduria.”
Chieko sempat merasa lega, tetapi
wajahnya kembali tegang. Ia tidak menyangka Hadley begitu keras bertahan.
“Dia hanya panah yang sudah
kehilangan tenaga. Untuk apa dia terus memaksa?” Connor mengejek.
“Connor, kalau aku tidak salah,
kekuatan dalam tubuhmu sudah hampir habis. Berapa pukulan lagi yang bisa kau
keluarkan? Jika kekuatanmu habis, kau pasti mati!” Hadley membalas dengan suara
rendah.
“Kalau begitu, mari kita lihat siapa
yang lebih dulu jatuh—kau atau kekuatanku.” Connor tidak berubah ekspresi dan
kembali menerjang.
Sebuah dentuman keras terdengar.
Pukulan Connor menghantam dada Hadley
lagi. Hadley kembali memuntahkan darah dan terhuyung mundur dua langkah.
“Benarkan? Kekuatanmu semakin
melemah. Pukulanmu barusan jauh lebih lemah daripada sebelumnya!” seru Hadley.
“Lalu berapa lama kau bisa bertahan?”
Connor membalas, lalu menghantam lagi.
Pukulan itu memang lebih lemah,
tetapi kondisi Hadley juga semakin kacau. Wajahnya tampak sangat pucat.
Rencana Hadley sederhana: menahan
semua pukulan Connor yang diperkuat obat Chi Receiving Pill. Setelah efek obat
itu hilang, dia bisa menghabisi Connor dengan mudah.
Connor tahu persis apa yang
dipikirkan Hadley.
Namun waktu efek obat itu sudah
hampir habis. Connor tidak punya pilihan lain selain mengalahkan Hadley sebelum
tubuhnya melemah total.
Dentuman demi dentuman terdengar.
Empat hingga lima pukulan lagi
mendarat di tubuh Hadley, masing-masing memakai seluruh tenaga Connor.
Hadley menahan semuanya sambil
menggertakkan gigi, tidak mau tumbang.
“Connor! Kekuatanmu hampir habis,
kan?” Hadley berteriak.
“Tenang saja… masih cukup untuk
mengalahkanmu!” Connor menjawab sambil menahan napas dan memusatkan seluruh
tenaga.
Ia mengangkat tinjunya. Connor
tahu—jika pukulan ini gagal, ia benar-benar dalam bahaya besar. Itulah pukulan
terakhirnya.
“Tinju Biduk Bintang Tujuh, Langit
Raya!”
Connor mengerahkan seluruh tenaga
tersisa, meluncurkan teknik paling meledak dari jurus Seven-Star Big Dipper
Fist.
Suara ledakan bergema keras.
Tinju itu menghantam dada Hadley.
Ekspresi Hadley berubah drastis. Ia
merasakan kekuatan sangat dahsyat menghantam tubuhnya, begitu besar hingga
tidak bisa dibandingkan dengan pukulan sebelumnya.
Tubuh Hadley terpental hampir sepuluh
meter, menabrak dinding sampai retak.
Keheningan menyelimuti seluruh
tempat.
Hadley berusaha berdiri, tetapi
tubuhnya tidak bisa digerakkan. Setelah mencoba beberapa kali, ia akhirnya
menutup mata dan pingsan.
Connor menghela napas panjang.
Tubuhnya melemah—semua energinya telah habis. Ia hanya ingin duduk dan
beristirahat.
“Benar-benar menyusahkan…” gumamnya
pelan sebelum tubuhnya goyah.
Chieko segera berlari dan
menangkapnya sebelum ia jatuh. “Tuan McDonald, apa Anda baik-baik saja?”
“Aku baik…” Connor menjawab lemah.
Semua orang menatap Connor seolah
melihat makhluk yang tidak masuk akal. Tak ada yang menyangka hasil akhirnya
seperti ini.
Connor berhasil mengalahkan Hadley.
Hadley—seorang ahli tingkat hitam
legendaris—dikalahkan oleh pemuda berusia sekitar dua puluh tahun. Tidak masuk
akal.
Jasper pun tertegun. Ia tidak
menyangka pertarungan berakhir seperti ini.
Namun, sorot matanya berubah menjadi
penuh perhitungan. Ia bisa melihat Connor sudah sangat lemah. Efek Chi
Receiving Pill pasti sudah habis. Ini kesempatan emas untuk menghabisinya.
“Hahaha! Pertarungan yang luar
biasa!” Jasper tertawa lantang dan mendekat.
Connor menatapnya. Ia tahu dirinya
tidak bisa bertarung lagi. Seluruh energi barusan ia fokuskan untuk mengalahkan
Hadley, hingga melupakan ancaman Jasper.
“Connor, aku akui Rockefeller telah
meremehkanmu. Kau benar-benar hebat. Kau bisa hidup sejauh ini bukan hanya
karena keberuntungan…” Jasper mendesah.
Connor hanya memandangnya tanpa bicara.
“Tapi apa gunanya itu? Kau tetap akan
mati hari ini di Mount Lushmore Villa.” Jasper menyeringai lalu berteriak,
“Connor sekarang tidak berdaya! Bunuh dia! Siapa pun yang berhasil membunuhnya
akan kuberi hadiah 10 juta!”
Lebih dari lima puluh orang langsung
muncul dari berbagai sudut, berlari menyerbu Connor.
Mereka semua adalah petarung. Inilah
pasukan cadangan Jasper, disiapkan khusus untuk menghabisi Connor.
No comments: