The First Heir ~ Bab 5585

 

sumber gambar: google.com

Bab 5585

Tak lama kemudian, Camden tiba di hadapan Philip dengan senyum sinis di wajahnya, siap untuk berurusan dengan Philip.

 

"Toko ini harus menjadi milikmu. Kurasa kau tidak akan bisa mempertahankannya lama-lama. Kenapa kau tidak berhenti membuat keributan dan menyerahkan semua barangmu dengan tenang? Jika kau memohon ampun dengan berlutut sekarang juga, mungkin aku bisa mempertimbangkan untuk memberimu kesempatan. Jika kau berani melawan, jangan salahkan aku."

 

Camden sangat arogan dan sama sekali tidak menganggap Philip serius. Dia siap mencari-cari kesalahan Philip.

 

"Singkirkan omong kosong dan lakukan apa pun yang perlu kamu lakukan!"

 

Philip sangat kesal dengan orang-orang berisik ini. Karena mereka ingin berurusan dengannya, mereka seharusnya langsung ke intinya tanpa harus bertele-tele.

 

Melihat kesombongan Philip, Camden segera bertindak tanpa ragu. Dengan kemampuannya, dia bisa mengatasi Philip dalam waktu singkat.

 

Camden mengangkat tangannya untuk memanggil sambaran petir dan meluncurkannya ke arah Philip, jelas-jelas berusaha membunuh Philip.

 

Para penonton ketakutan oleh serangan mendadak ini dan berharap mereka bisa lari untuk menghindari berurusan dengan Camden.

 

Orang-orang biasa menjaga jarak tanpa berani menyaksikan keseruan itu. Semuanya akan berakhir bagi mereka jika itu berbahaya.

 

Tepat ketika semua orang mengira Philip sudah pasti mati, Philip mengulurkan tangan dan menampar petir yang jatuh dari langit. Petir itu menjadi patuh dan menghilang dengan cepat seolah-olah mengikuti perintah Philip.

 

Sebelum Camden sempat bereaksi, petir itu muncul kembali dan menyerang Camden seolah-olah ingin membunuh Camden.

 

Camden merasa bingung. Dia menatap sekeliling dengan tatapan kosong dan bertanya-tanya apa yang sedang terjadi.

 

Saat ia tersadar, sudah terlambat. Ia hangus terbakar oleh sambaran petir dan tampak sangat menderita.

 

"Hehe, semua ini gara-gara kau seenaknya bicara. Bersiaplah mati!" kata Lyle sambil tersenyum.

 

Lyle bisa menilai kekuatan Camden hanya dengan sekali lihat. Pria ini tampak perkasa, tetapi dia bukanlah orang yang patut diperhitungkan.

 

"Hanya itu kemampuanmu? Sungguh mengecewakan. Aku mengharapkanmu lebih kuat, tapi kau hanya biasa-biasa saja. Minta pemimpin guildmu untuk berbicara denganku. Kau belum layak."

 

Philip melambaikan tangannya dengan acuh tak acuh. Menurutnya, pria ini adalah pecundang, tidak perlu ditakuti.

 

Bab Lengkap

The First Heir ~ Bab 5585 The First Heir ~ Bab 5585 Reviewed by Novel Terjemahan Indonesia on February 23, 2026 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.