Bab
5607
Tiba-tiba,
rasa dingin yang menusuk menyelimutinya. Philip mengerutkan kening dan segera
siaga penuh.
"Apa
sih yang coba mengganggu saya sekarang?"
Philip
mengeluarkan senjatanya dan menebas dengan sekuat tenaga ke arah datangnya
serangan. Sesaat kemudian, dia mendengar jeritan aneh.
Dia
mundur sambil menghindari bahaya yang tidak diketahui. Meskipun dia merasa
bahaya-bahaya itu tidak mengancam dirinya, dia tidak ingin terluka tanpa
alasan.
Energi
Philip mengalir di tubuhnya dan dengan cepat menghilangkan rasa dingin yang
menusuk.
Pada
saat itu, Philip melihat banyak katak bersembunyi di dekat sungai bawah tanah.
Katak-katak ini berbeda dari yang pernah dilihatnya sebelumnya. Mereka berwarna
putih dan dapat menyemburkan pedang sedingin es dari mulut mereka dari waktu ke
waktu!
Hal
itu membuktikan bahwa makhluk-makhluk tersebut menyerangnya.
Baru
saja. Setelah menyerang Philip, mereka dengan cepat mengubah posisi dan
bersembunyi di balik bebatuan. Mereka seharusnya cukup mahir dalam serangan
mendadak.
Philip
tidak dapat menyebutkan nama banyak makhluk di dunia ini dan hanya dapat
menilai berdasarkan penampilan luarnya.
Sebagai
orang luar, Philip tidak tahu kemampuan apa yang dimiliki makhluk-makhluk itu.
Dia hanya bisa memikirkan cara untuk mengatasi serangan mereka.
"Kalian
para kodok sialan sangat pandai melakukan serangan mendadak. Siapa yang
mengajari kalian menyerang orang lain dari belakang?"
Philip
melambaikan tangannya dan menangkap seekor kodok.
Apa
yang terjadi selanjutnya sungguh mencengangkan. Philip merasakan hawa dingin
tiba-tiba, dan tangan kanannya membeku. Tampaknya kodok itu juga beracun.
Kodok
itu bersuara setelah membekukan Philip dan mencoba melarikan diri, tetapi
Philip menghancurkannya tanpa ragu-ragu.
Tangan
kanan Philip berangsur-angsur pulih.
Dengan
kemampuannya, serangan-serangan ini sama sekali tidak mengancamnya—apalagi
racun itu sama sekali tidak memengaruhinya.
Jika
Philip menginginkannya, hal-hal ini sama sekali tidak dapat menyerangnya.
Faktanya,
katak-katak ini cukup kuat. Meskipun tidak berpengaruh pada Philip, katak-katak
ini berakibat fatal bagi praktisi biasa.
Mereka
paling mahir dalam serangan mendadak. Sebelum para pelaku sempat bereaksi,
mereka akan membekukan dan meracuni lawan mereka.
Yang
lebih penting lagi, mereka sangat kecil dan dapat mengubah berbagai warna,
sehingga sulit untuk dilihat dalam gelap.
Seandainya
mereka tidak dipaksa memutih saat menyerang, mungkin Philip tidak akan tahu apa
yang sedang terjadi ketika serangan mendadak itu terjadi!
No comments: