The First Heir ~ Bab 5630

  

sumber gambar: google.com

Bab 5630

Aloysius tidak dapat memulihkan Carrefour di Jalan Surgawi sendirian, jadi dia sangat senang mendapatkan bantuan Philip.

 

Saat itu, Kelinci menjulurkan kepalanya keluar.

 

"Philip, apa kau yakin ingin memulihkan tempat ini? Ini bukan main-main. Ini akan menjadi tugas yang sulit! Tahukah kau apa itu Carrefour milik Jalan Surgawi? Butuh banyak hal untuk memulihkan tempat ini. Bahkan semua pil berhargamu mungkin tidak cukup!"

 

Kelinci tidak menyadari betapa banyak hal baik yang dimiliki Philip, jadi ia ingin Philip melupakannya.

 

Philip menggelengkan kepalanya. Sejujurnya, dia tidak pernah berpikir akan gagal. Lagipula, dia memiliki Menara Verge untuk membantunya, jadi dia cukup kuat untuk memulihkan tempat ini secara perlahan.

 

"Jangan khawatir, aku bisa mengatasinya. Aku percaya pada diriku sendiri."

 

Philip mengelus kepala Kelinci dengan lembut. Ia takut Aloysius akan membunuh Kelinci jika melihatnya lagi. Namun, Aloysius bukanlah orang yang pendendam dan hanya mengabaikan Kelinci.

 

Itu hanya hewan kecil. Dia tidak perlu menganggapnya serius.

 

Keduanya berjalan mengelilingi seluruh Carrefour di Heavenly Path dengan sangat cepat.

 

Philip terkejut melihat semua reruntuhan dan bisa membayangkan pertempuran mengerikan yang terjadi kala itu.

 

"Semua penjaga jalan surgawi mengalami kekalahan telak saat itu, sebagian tewas atau terluka. Aku ingat ada satu lagi penjaga jalan surgawi yang terluka parah, tapi aku tidak tahu di mana dia sekarang," kata Aloysius dengan sedih.

 

Tiba-tiba, dia seperti teringat sesuatu dan mengeluarkan kalung dari sakunya.

 

Kata-kata 'Jalan Surgawi' tertulis di kalung itu.

 

"Aku bisa melacak keberadaannya dengan kalung ini. Jika aku bisa menemukannya, akan jauh lebih mudah untuk memulihkan Carrefour Heavenly Path bersama-sama!"

 

Aloysius melemparkan kalung itu ke langit. Kalung itu berubah menjadi layar besar dan bersinar terang di depan semua orang. Kata-kata 'Welkin Island' terbentuk di layar tersebut.

 

Aloysius mengerutkan kening melihat pemandangan itu.

 

"Kenapa dia pergi ke sana?" Rabbit mengerutkan kening dan menatap Aloysius dengan bingung.

 

"Mengapa temanmu pergi ke Pulau Welkin? Apakah dia sudah menjadi manusia biasa?"

 

Kelinci itu bingung. Sekalipun kekuatan penjaga jalur surgawi menurun, dia tidak bisa berubah menjadi manusia biasa.

 

Philip bingung dengan reaksi mereka.

 

"Apa yang kau bicarakan? Ada apa dengan Pulau Welkin?" tanya Philip penasaran.

 

Berdasarkan percakapan tersebut, Pulau Welkin seharusnya menjadi tempat tinggal orang-orang biasa.

 

Aloysius memandang Philip dengan penuh pertimbangan dan menghela napas setelah menyimpan kalung itu.

 

"Pulau Welkin adalah tempat tinggal orang-orang normal. Mereka dikurung di dalam dan dikendalikan seperti budak untuk melakukan kerja paksa!"

 

Bab Lengkap

The First Heir ~ Bab 5630 The First Heir ~ Bab 5630 Reviewed by Novel Terjemahan Indonesia on August 12, 2026 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.