The First Heir ~ Bab 5610

 

sumber gambar: google.com

Bab 5610

Sementara itu, Philip terus maju tanpa menyadari kekacauan yang terjadi di dalam Persekutuan Pil.

 

Setelah Philip tersedot oleh daya hisap, ia merasa tidak nyaman seolah-olah ada sesuatu yang menekan tubuhnya. Ia segera mengalirkan energi dan kembali normal. Ia tidak melupakan Kelinci bodoh itu saat melakukannya. Kondisinya buruk, kesulitan bernapas.

 

Kelinci tidak pandai berkelahi, dan tingkat latihannya rendah. Tanpa bantuan Philip, ia akan mati lemas.

 

Tak lama kemudian, Philip terlempar oleh kekuatan yang dahsyat. Ketika ia sadar kembali, ia mendapati dirinya berada di sebuah platform besar.

 

Platform itu terletak di atas sungai bawah tanah dengan sebuah peti mati hitam diletakkan di tengah platform. Peti mati itu tampak luar biasa, dan Philip tidak dapat mengetahui bahan apa yang digunakan untuk membuatnya. Peti mati itu tertutup rapat, dan kayunya berwarna hitam pekat tetapi memancarkan cahaya samar.

 

Philip merasakan aura aneh dari peti mati itu, seolah-olah kekuatan jahat sedang menariknya.

 

"Philip, ada yang aneh dengan peti mati ini. Hati-hati jangan sampai tertipu!" Kelinci mencengkeram ujung pakaian Philip dengan erat dan berkata dengan waspada.

 

Kelinci itu telah kehilangan sebagian besar ingatannya dan tidak dapat mengingat banyak detail.

 

"Saya merasa hal ini sangat familiar, tetapi saya sama sekali tidak dapat mengingatnya."

 

Kelinci merasa sangat bersalah karena tidak mengingat apa pun pada saat yang sangat penting itu.

 

"Pikirkan baik-baik. Tidak apa-apa jika kamu tidak ingat. Mungkin kamu harus mencari cara untuk mengingat kembali. Aku akan mencari cara untuk mengatasi ini."

 

Philip merasa tak berdaya. Dia akan mengetahui lebih banyak jika Rabbit bisa memulihkan ingatannya.

 

Kelinci menggelengkan kepalanya dengan ragu-ragu.

 

"Biar kupikirkan dulu. Ini rumit." Philip menghela napas.

 

Ia hanya bisa mengangguk dan setuju dengan Kelinci. Kemudian ia memusatkan perhatiannya pada peti mati itu. Ia ingin membuka peti mati itu. Bau aneh dari peti mati itu membingungkan. Ia merasa bahwa peti mati itu berisi sosok kuno yang luar biasa.

 

"Kurasa ada orang penting yang dikurung di dalam. Jika kita membuka peti mati itu, apakah dia akan melompat keluar dan memakan kita hidup-hidup?" kata Kelinci dengan waspada. Ia merasa mereka sebaiknya tidak menyentuh peti mati itu.

 

Philip merasakan daya hisap yang sangat kuat dari peti mati itu, seolah-olah peti mati itu ingin menghisap mereka hingga kering.

 

Bab Lengkap

The First Heir ~ Bab 5610 The First Heir ~ Bab 5610 Reviewed by Novel Terjemahan Indonesia on August 12, 2026 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.